Kamis, 12 April 2012

STRATEGI PROMOSI JASA


MAKALAH   MANAJEMEN PEMASARAN PELAYANAN KESEHATAN

STRATEGI  PROMOSI  JASA





Disusun Oleh :

DAHYAR MASUKU


Fakultas Kesehatan Masyarakat
Universitas Hasanuddin
Makassar
2012




KATA PENGANTAR

Dengan memanjatkan puji serta syukur ke hadirat Allah yang maha kuasa, atas segala limpahan rahmat dan karunia-Nya kepada saya sehingga dapat menyelesaikan makalah ini yang berjudul STRATEGI PROMOSI JASA)

Saya menyadari bahwa di dalam proses penulisan makalah ini masih jauh dari kesempurnaan baik materi maupun cara penulisannya. Namun demikian,  saya telah berupaya dengan segala kemampuan dan pengetahuan yang saya miliki sehingga dapat selesai dengan baik, dan oleh karena itu dengan rendah hati, saya berharap kepada pembaca yang budiman untuk memberikan masukan, saran dan kiritik yang sifatnya membangun guna penyempurnaan makalah ini.

Akhirnya kami berharap semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi seluruh pembaca.
                                                           



Makassar,                2012


Penulis




DAFTAR ISI


Halaman Judul  ............................................................................................................. i
Kata Pengantar  ........................................................................................................... ii
Daftar Isi  ....................................................................................................................... iii

BAB I. PENDAHULUAN
A.     Latar Belakang ................................................................................................   1
B.     Permasalahan .................................................................................................   2
C.    Tujuan Penulisan  ............................................................................................   2    

BAB II. PEMBAHASAN
A.     Pengertian dan tujuan Promosi....................................................................... 3
B.     Buaran Promosi..............................................................................................   3
C.    Langkah Pengembangan Komunikasi / Promosi yang Efektif..................   5


BAB III. PENUTUP
Kesimpulan  ..........................................................................................................  8
Saran .....................................................................................................................  8

DAFTAR PUSTAKA .............................................................................................. .  9


BAB I
 PENDAHULUAN                               

A.        LATAR BELAKANG

Promosi atau yang sering disingkat dengan promo yang sudah pasti tidak asing lagi dalam kehidupan kita sehari-hari, dengan dilakukannya kegiatan promosi perusahaan mengharapkan adanya peningkatan angka penjualan dan keuntungan  mulai dari level bawah sampai dengan level atas, seperti hipermarket, agen, showroom, factory outlet, departemen store, sering memberikan promo kepada para pelanggannya untuk mendapatkan loyalitas konsumen yang sudah ada serta mendapatkan konsumen baru. Beberapa contoh-contoh promosi / promo dalam keseharian kita : a. Kirim 1 sms dapat 5 sms ke sesama operator, b. Beli 3 gratis satu dan c. Diskon 70% untuk produk pakaian tertentu di department store

Promosi pada hakekatnya adalah suatu komunikasi pemasaran, artinya aktifitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi,  mempengaruhi / membujuk, dan atau mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan, Tjiptono (2001 : 219).  Sementara Sistaningrum (2002 : 98) mengungkapkan arti promosi adalah suatu upaya atau kegiatan perusahaan dalam mempengaruhi ”konsumen aktual” maupun ”konsumen potensial” agar mereka mau melakukan pembelian terhadap produk yang ditawarkan, saat ini atau dimasa yang akan datang. Konsumen aktual adalah konsumen yang langsung membeli produk yang ditawarkan pada saat atau sesaat setelah promosi produk tersebut dilancarkan perusahaan. Dan konsumen potensial adalah konsumen yang berminat melakukan pembelian terhadap produk yang ditawarkan perusahaan dimasa yang akan datang  

 Adapun tujuan dari pada perusahaan melakukan promosi menurut Tjiptono (2001 : 221) adalah menginformasikan (informing), mempengaruhi dan membujuk (persuading) serta mengingatkan (reminding) pelangggan tentang perusahaan dan bauran pemasarannya. Sistaningrum (2002 : 98) menjelaskan tujuan promosi adalah empat hal, yaitu memperkenalkan diri, membujuk, modifikasi dan membentuk tingkah laku serta mengingatkan kembali tentang produk dan perusahaan yang bersangkutan.


B.        PERMASALAHAN


Dari penjelasan latar belakang diatas, maka dapat dirumuskan beberapa permasalahan pada makalah ini adalah:

1.         Pengertian dan tujuan Promosi ?
2.         Buaran Promosi ?
3.         Langkah Pengembangan Komunikasi / Promosi yang Efektif ?


C.        TUJUAN PENULISAN

Tujuan penulisan makalah ini adalah :

1.         Mengetahui Pengertian dan tujuan Promosi
2.         Mengetahui Jenis-jenis kegiatan Buaran Promosi
3.         Mengetahui Langkah Pengembangan Komunikasi / Promosi yang Efektif



BAB II
PEMBAHASAN


A.        Pengertian dan tujuan Promosi

Promosi adalah suatu usaha dari pemasar dalam menginformasikan dan mempengaruhi orang atau pihak lain sehingga tertarik untuk melakukan transaksi atau pertukaran produk barang atau jasa yang dipasarkannya. Sedangkan  Tujuan Promosi adalah sbb :
1.         Menyebarkan informasi produk kepada target pasar potensial
2.         Untuk mendapatkan kenaikan penjualan dan profit
3.         Untuk mendapatkan pelanggan baru dan menjaga kesetiaan pelanggan
4.         Untuk menjaga kestabilan penjualan ketika terjadi lesu pasar
5.         Membedakan serta mengunggulkan produk dibanding produk pesaing
6.         Membentuk citra produk di mata konsumen sesuai dengan yang diinginkan.

B.        Buaran Promosi
Dalam melakukan promosi agar dapat efektif perlu adanya bauran promosi, yaitu kombinasi yang optimal bagi berbagai jenis kegiatan atau pemilihan jenis kegiatan promosi yang paling efektif dalam meningkatkan penjualan. Ada enam jenis kegiatan promosi, antara lain :
1.         Periklanan (Advertising), yaitu bentuk promosi non personal dengan menggunakan berbagai media yang ditujukan untuk merangsang pembelian ada beberapa tujuan periklanan yaitu sebagai berikut:
a.     Iklan yang bersifat memberikan informasi (Informative Advertising),
b.     Iklan membujuk (Persuasive Advertising),
c.      Iklan pengingat (Reminder Advertising),
d.     Iklan  pemantapan  (Reinforcement  Advertising),  
Pilihan media yang dapat digunakan untuk melakukan pengiklanan seperti Surat Kabar, Majalah, Radio, Papan Reklame, Direct Mail
  
2.         Penjualan Tatap Muka (Personal Selling), yaitu bentuk promosi secara personal dengan presentasi lisan dalam suatu percakapan dengan calon pembeli yang ditujukan untuk merangsang pembelian.  Personal Selling mempunyai peranan penting dalam pemasaran jasa, karena:
a.     Interaksi secara personal antara penyedia jasa dan konsumen sangat penting
b.     Jasa tersebut disediakan oleh orang bukan oleh mesin
c.      Orang merupakan bagian dari produk jasa

3.         Promosi Penjualan (Sales promotion), yaitu suatu bentuk promosi diluar ketiga bentuk diatas yang ditujukan untuk merangsang pembelian. Adalah  semua  kegiatan  yang  dimaksudkan untuk  meningkatkan arus barang atau jasa dari produsen sampai pada penjualan akhirnya. Point of sales promotion terdiri dari brosur, information sheets, dan lain-lain. Sales promotion dapat diberikan kepada:
a.     Customer, berupa free offers, samples, demonstrations, coupons, cash refunds, prized, contest (lomba), dan warranties (garansi)
b.     Intermediaries  (penyalur),  berupa  free  goods,  discount,  advertising allowances, cooperative advertising, distribution contests, awards
c.      Sales force (salesman), berupa bonus, penghargaan, contest dan hadiah buat tenaga penjual terbaik (prized for best performer)

4.         Publisitas (Publisity), yaitu suatu bentuk promosi non personal mengenai, pelayanan atau kesatuan usaha tertentu dengan jalan mengulas informasi/berita tentangnya (pada umumnya bersifat ilmiah). Public Relation sangat peduli terhadap beberapa tugas pemasaran, yaitu antara lain:
a.     Membangun image (citra)
b.     Mendukung aktifitas komunikasi lainnya
c.      Mengatasi persoalan dan isu yang ada
d.     Memperkuat positioning perusahaan
e.     Mempengaruhi publik yang spesifik
                   f.       Mengadakan launching untuk produk/jasa baru.
g.     Program Public Relation antara lain yaitu:
-    Publikasi
-    Events
-    Hubungan dengan investor
-    Exhibitions/pameran
-    Mensponsori beberapa acara.

5.         Pemasaran Langsung (Direct marketing), yaitu suatu bentuk penjualan perorangan secara langsung ditujukan untuk mempengaruhi pembelian konsumen
Merupakan elemen terakhir dalam bauran komunikasi/promosi. Terdapat 6 area dari direct marketing, yaitu:
-    Direct mail, Mail order, Direct response, Direct selling, Telemarketing, Digital marketing

6.         Word Of Mouth Pelanggan yang puas atau tidak puas akan berbicara kepada temannya tentang pengalamannya dalam menerima jasa tersebut, sehingga word-of-mouth in sangat   besar   pengaruhny dan   dampakny terhadap   pemasaran   jasa dibandingkan dengan aktivitas komunikasi lainnya.

C.        Langkah Pengembangan Komunikasi/Promosi yang Efektif

Untuk mengembangkan komunikasi yang efektif, maka diperlukan suatu program dan 8 langkah (Kotler, 1995), yaitu:
1.         Mengidentifikasikan Target Audience
Dalam  tahap  ini  kita  menentukan  siapa  target  audience  kita,  targetaudience bisa merupakan individu, kelompok masyarakat khusus atau umum. Bila perusahaan telah melakukan segmentasi dan targeting, maka segmen itulah yang menjadi target audience

2.         Menentukan Tujuan Komunikasi
Setelah  mengetahui target  audience dan  ciri-cirinya,  maka  kemudian dapat  menentukan  tanggapan  atas  apa  yang  dikehendaki.  Perusahaan  harus menentukan   tujuan   komunikasinya,   apakah   untu menciptaka kesadaran, pengetahuan, kesukaan, pilihan, keyakinan atau pembelian.
3.         Merancang Pesan
Kemudian  perusahaan  harus  menyusun  pesan  yang  efektif.  Idealnya suatu pesan harus mampu memberikan perhatian (Attention), menarik (Interest), membangkitkan keinginan (Desire), dan menghasilkan tindakan (Action), yang kesemuanya dikenal sebagai metode AIDA. Pesan  yang  efektif  harus  dapat  menyelesaikan  4  masalah,  yaitu:  HOW”, WHAT”, WHEN dan WHO”.
4.         Menyeleksi Saluran Komunikasi
Perusahaan harus menyeleksi saluran-saluran komunikasi yang efisien untuk  membawakan  pesan.  Saluran  komunikasi  itu  bisa  berupa  komunikasi personal ataupun non personal.
5.         Menetapkan Jumlah Anggaran Promosi
Menetapkan anggaran sangatlah penting karena menentukan menggunakan  media  apa,  tergantung  pada  anggaran  yang  tersedia.  Ataukah perusahaan  berorientasi  pada  pencapaian  sasaran  promosi  yang  akan  dicapai sehingga sebesar itulah anggaran yang akan berusaha disediakan
6.         Menentukan Bauran Promosi
Langkah  berikutnya  setela menetapkan  anggaran  promosi  adalah menentukan alat promosi apa yang akan digunakan, apakah melalui: advertising, personal selling, sales promotion, atau public relation dan lain-lain (atau bauran dari berbagai perangkat tersebut).
7.         Mengukur Hasil-Hasil Promosi
Setelah merencanakan promosi, perusahaan harus mengukur dampaknya pada target audience, apakah mereka mengenal atau mengingat pesan-pesan yang diberikan
 Berapa  kali  melihat  pesan  tersebut,  apa  saja  yang  masih  diingat, bagaimana sikap mereka terhadap produk jasa tersebut, dan lain-lain
8.         Mengelola dan Mengkoordinasi Proses Komunikasi
Karena jangkauan komunikasi yang luas dari alat dan pesan komunikasi yang tersedia untuk mencapai target audience, maka alat dan pesan komunikasi perlu dikoordinasikan. Karena jika tidak, pesan-pesan itu akan menjadi lesu pada saat produk tersedia, pesan kurang konsisten atau tidak efektif lagi. Untuk itu perusahaan harus mengarahkan pada penerapan konsep komunikasi pemasaran yang terkoordinasi.

Ada 3 gagasan utama dalam perencanaan bisnis yang dikemukakan oleh Kotler-AB. Susanto (2000 : 80) ;
1.     Bahwa bisnis perusahaan seharusnya seperti ”Portofolio Investment”, yaitu perlu diputuskan bisnis mana yang dapat dikembangkan, dipertahankan, dikurangi atau bahkan mungkin dihentikan. Karena tiap bisnis memiliki keuntungan masing-masing dan sumber daya perusahaan harus dikelola sesuai dengan potensi yang menguntungkan
2.     Berorientasi pada potensi keuntungan di masa depan dengan mempertimbangkan tingkat pertumbuhan pasar dan posisi serta kesesuaian perusahaan. Tidak cukup dengan mengandalkan penjualan dan keuntungan yang telah dicapai pada tahun sebelumnya sebagai panduan
3.     Strategi. Perusahaan harus memiliki dan menetapkan rencana kerja untuk mencapai sasaran jangka panjang dengan melihat posisi industri (lihat Identifikasi Pesaing), sasaran, peluang keahlian serta sumber daya perusahaan







BAB III
PENUTUP

A.        KESIMPULAN

1.         Promosi adalah suatu usaha dari pemasar dalam menginformasikan dan mempengaruhi orang atau pihak lain sehingga tertarik untuk melakukan transaksi atau pertukaran produk barang atau jasa yang dipasarkannya
2.         Promosi pada hakekatnya adalah suatu komunikasi pemasaran, artinya aktifitas pemasaran yang berusaha menyebarkan informasi, mempengaruhi / membujuk, dan atau mengingatkan pasar sasaran atas perusahaan dan produknya agar bersedia menerima, membeli dan loyal pada produk yang ditawarkan perusahaan yang bersangkutan
3.         Dalam melakukan promosi agar dapat efektif perlu adanya bauran promosi. Ada enam jenis kegiatan promosi, antara lain : 1. Periklanan (Advertising),   2. Penjualan Tatap Muka (Personal Selling), 3. Promosi Penjualan (Sales promotion), 4. Publisitas (Publisity), 5. Pemasaran Langsung (Direct marketing), 6. Word Of Mouth
4.         Untuk mengembangkan komunikasi yang efektif, maka diperlukan 8 langkah (Kotler, 1995), yaitu: 1. Mengidentifikasikan Target Audience  2. Menentukan Tujuan Komunikasi, 3. Merancang Pesan, 4. Menyeleksi Saluran Komunikasi, 5. Menetapkan Jumlah Anggaran Promosi, 6. Menentukan Bauran Promosi, 7. Mengukur Hasil-Hasil Promosi, 8. Mengelola dan Mengkoordinasi Proses Komunikasi


B.     SARAN

Jika ada kesalahan dan kekeliruan pada makalah ini maka kami  mohon kritik maupun saran yang sifatnya membangun dari pembaca demi kesempurnaan kedepan.



DAFTAR PUSTAKA









Tidak ada komentar:

Poskan Komentar